(Bagaimana Di Indonesia?)
Sebagai pemimpin agama Islam, seorang imam secara umum memainkan peran besar dalam masyarakat, khususnya dalam konteks Eropa. Al-hasil, sang imam diharapkan untuk sudah siap menjalankan peran tersebut.
Sang imam dianggap sebagai ilmuwan yang menakhodai sebuah program keilmuan Islam. Sang pemimpin Islam ini, terutama bila bermarkas di Eropa, diharapkan untuk sudah memiliki pemahaman Islam yang memadai. Imam yang berpegang teguh dan fanatik pada sebuah mazhab (fiqh) tertentu tidak akan bisa ‘jalan’ di Eropa. Imam sejati bukanlah orang yang meimbulkan kesulitan-kesulitan bagi orang lain tapi justru mampu menunjukkan bahwa Islam itu bisa sejalan dengan zaman di tempat mana pun. Ini bisa terjadi bila sang imam mengambil sikap netral dan mampu memberikan penilaian terhadap berbagai pendapat dan pembuktian.